Rizky Faidan, Pro Player PES Indonesia yang Berprestasi
Online PCPlaystationSportsStory

Rizky Faidan, Pro Player PES Indonesia yang Berprestasi

Kancah Indonesia di dunia esports seperti tidak ada habis-habisnya dalam menghadirkan talenta-talenta muda berbakat yang sangat berpotensial. Salah satu talenta muda tersebut adalah Rizky Faidan. Walaupun pada saat ini Rizky Faidan masih berusia 17 tahun, namun Rizky sudah memiliki cukup banyak prestasi baik itu dikancah lokal maupun dikancah internasional khususnya di cabang game sports Pro Evolution Soccer (PES). Yuk kita kenalan dengan Pro Player muda satu ini, simak artikel dari Mantragame di bawah ini ya!

Pemain Pro PES yang pada saat ini masih berstatus siswa tingkat SMA di salah satu sekolah di Bandung ini menyebutkan bahwa, ia memulai mengikuti sejumlah kompetisi sejak dari edisi PES 2015.

Pengalaman yang Rizky miliki dalam mengikuti turnamen internasional pertama kali adalah saat ia berhasil merasakan trofi juara Gym Rai National Fitness 2016 Road to Vietnam. Berkat menjuarai kompetisi tersebut, Rizky Faidan berhasil untuk menjadi perwakilan dari Indonesia untuk berlaga di kompetisi PES yang berada di Hanoi, Vietnam dan Rizky berhasil masuk sampai ke delapan besar.

Tidak hanya sampai disitu saja prestasi yang berhasil Rizky Fadian ciptakan, Rizky Faidan juga berhasil menjadi juara satu komptisi PES 2018 yang dihelat di negeri Jiran Kuala Lumpur, di Malaysia pada tanggal 14-15 Juli tahun 2018 lalu. Bahkan Rizky Faidan juga mampu untuk menjuarai kualifikasi eksibisi pada ajang Asian Games PES 2018 bersama dengan Setia Widianto.

Namun sangat disayang kan, pada saat itu Rizky Faidan tidak bisa mewakili negara Indonesia pada ajang Asian Games karena belum memenuhi syarat batasan umur yakni harus berusia minimal 16 tahun agar bisa mengikuti kejuaraan eksibisi tersebut. Pada akhirnya Rizky Faidan digantikan oleh Elga Cahaya Putra yang berstatus juara kedua pada kualfikasi tersebut.

Berdasarkan fanpage dari IESPA, Federasi Esports Asia (AESF) menjalankan kegiatan kualifikasi atau bisa disebut juga sebagai seleksi berdasarkan dari technical handbook yang didistribusikan oleh AESF yang akan dipakai sebagai pedoman teknis.

Setelah proses kualifikasi atau seleksi selesai, AESF mengumumkan bahwa Rizky Faidan belum memenuhi persyaratan yang ada sehingga Rizky Faidan terpaksa harus digantikan karena masalah batasan umur. Pihak AESF mengamini kelalaian administratif dari mereka yang tidak mencantumkan syarat dari batasan umur di peraturan yang mereka rilis.

Setelah mencoba melakukan diskusi yang cukup panjang antara IESPA dengan Liga1PES yang bertanggung jawab sebagai organizer untuk perhelatan kualifikasi Asian Games 2018 di cabang esport PES 2018, akhirnya putusan final diputuskan dengan melakukan pergantian pemain.

Rasa kecewa yang mendalam sudah sangat wajar jika dirasakan oleh Rizky, mengingat karena ini adalah salah satu kesempatan yang sangat langka untuk bisa membawa nama besar Indonesia yang sekaligus bertujuan untuk bisa membuktikan geliat esports kita di mata masyarakat luas di level Asian Games.

Kegagalan yang di alami dalam mengikuti Asian Games kemarin, tentunya bukanlah akhir dari karir Rizky. Di usianya yang masih terbilang sangat muda, ia sudah berhasil meraih prestasi yang membanggakan sampai dengan tingkat internasional. Tentunya masih akan ada banyak lagi turnamen yang lainnya yang akan menanti Rizky Faidan dimasa mendatang.

Ditambah lagi pihak dari orang tua Rizky yang juga mau mendukung penuh Rizky untuk bisa berkarir di ranah esports PES.

Apakah kalian juga tertarik untuk bisa menjadi Pro Player di game PES ? Tinggalin komentar kalian di kolom komentar di bawah ya guys!

Share Halaman ini Jika Kalian Suka

See the world through my lens All pictures are mine © "Diliat-liat aja dulu, siapa tau jodoh... "

Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.