Need For Speed Heat, EA Sudah Tobat ??
ArcadeNewsGame Offline PCOnline PCRacing

Need For Speed Heat, EA Sudah Tobat ??

Jika dilihat lihat sepertinya sudah bertahun-tahun lamanya sejak terakhir kali Electronic Arts merilis waralaba game balap legendaris milik mereka, yakni Need for Speed (NFS). Pada kenyataannya, perusahaan game asal California ini sebenarnya merilis entri baru setidaknya tiap satu atau dua tahun sekali. Sebelum Need for Speed Heat ini, entri terakhir yang mereka rilis adalah Payback (2017) yang divonis telah gagal total dalam memuaskan para player penikmat game legendaris ini.

Saking terpuruknya rilisan terbarunya selama satu dekade, rasanya waralaba ini seperti benar-benar telah lenyap dari muka bumi. Kondisi ini semakin diperparah dengan melambungnya popularitas dari waralaba Forza dan Forza Horizon yang kehadirannya seakan mengejek entri-entri terbaru NFS.

Ada rasa cinta dan benci yang muncul setiap kali kita bicara soal franchise game racing milik EA yang kini ditangani oleh Ghost Games – Need for Speed. Di masa kejayaannya dulu, ia merupakan game arcade paling populer dengan kualitas yang fantastis. Seri-seri seperti Underground, Most Wanted, hingga Carbon tertanam dengan jelas di otak dan hati kita sebagai salah satu game racing arcade terbaik yang pernah ada. Pendekatan gameplay dan fitur yang ia usung di kala itu, harus diakui, terhitung sangat inovatif. Sayangnya, pelan tapi pasti, nama Need for Speed seolah kehilangan magisnya, apalagi setelah beberapa kritik di masa lalu yang datang dari beragam kebijakan yang mereka ambil, dari keharusan always online hingga sistem microtransactions yang terkesan sangat serakah. Namun EA tidak menyerah begitu saja. Tahun 2019 akhirnya mereka merilis game terbaru mereka, Need for Speed Heat.

Hadirnya Need for Speed Heat kali ini pun memunculkan tanda tanya. Apakah game garapan Ghost ini dapat mengembalikan kejayaan NFS sebagai game balap terbaik sejak tiga dekade lalu? Apa kah EA bisa mengembalikan kepercayaan dari para player seperti yang sudah mereka lakukan pada game Star Wars Jedi : Fallen Order ? Ataukah EA akan kembali mengacaukan semuanya?

1. Latar Belakang Cerita

Selamat datang di Palm City, dimana balapan adalah nyawa dari kota ini. Kita berperan sebagai karakter yang akan kita racik sendiri yang pada awalnya, sekedar tertarik untuk menguji nyali di Speedhunter Showdown. Ambisi ini membawa kita bertemu dengan Lucas Rivera, yakni seorang mantan pembalap sekaligus pemilik bengkel super besar di dalam kota yang tidak ragu untuk merekomendasikan kita beberapa jenis kendaraan untuk dipilih. Lucas ternyata bukan satu-satunya darah keluarga Rivera yang begitu tergoda mengejar adrenalin atas nama kecepatan. Sang adik wanita, Ana Rivera juga mengemban ketertarikan yang sama, namun dengan cara ilegal.

Bermimpi untuk merekrut dan membangun crewnya kembali, Ana mulai melirik kita sebagai salah satu pembalap potensial untuk mengisi salah satu ruang yang kosong. Namun seperti yang bisa diduga, Palm City bukanlah sebuah kota yang bersahabat untuk para penikmat kecepatan ini, terutama mereka yang senang memamerkan keindahan mobil dan modifikasinya di malam hari. Palm City memiliki departemen kepolisian khusus yang diberi nama sebagai High-Speed Task Force yang misinya adalah menangkap dan membasmi para pembalap liar dengan cara apapun. Seperti yang sudah kita kira, kita dan Ana masuk ke dalam target buruan ini.

Tetapi hampir semua polisi yang tergabung dalam High-Speed Task Force di Palm City ini, terutama para petingginya yang getol menahan dan menyita beragam mobil balap ini, bukanlah orang yang jujur. Terdapat kecurigaan korupsi yang terlihat yang mendorong kita dan Ana untuk berjuang membuka fakta menyedihkan ini ke ruang publik. Namun seiring dengan semakin kuatnya perlawanan kita, semakin gila pula usaha polisi Palm City untuk membungkamnya.

2. Siang dan Malam

Need for Speed Heat kali ini punya mekanisme unik dimana kita bisa pergi balapan di siang dan malam hari secara terpisah. Tidak ada dynamic time proression karena kita bisa mengganti waktu game dengan menekan beberapa tombol saja.

Di siang hari kita akan balapan mengumpulkan uang di dalam berbagai sirkuit tertutup. Polisi akan mengejar jika mencari gara-gara, namun mereka lebih berhati-hati dan menggunakan SOP dalam aksi pengejaran. Kita bebas berkeliaran di kawasan Palm City yang kini terlihat seperti kota betulan dan tidak tersekat-sekat berdasarkan daerah terpisah.

Situasi berubah di malam hari setelah satgas Letnan Mercer turun ke jalan. Malam hari adalah saatnya kita menaikkan level karakter untuk membuka mobil dan onderdil yang lebih kuat. Namun, Rep Point alias experience yang didapatkan harus disimpan dulu di garasi. Jika mobil kita hancur atau tertangkap polisi, maka Rep Point yang didapat akan hangus dan kita juga akan kehilangan uang.

Polisi di malam hari beraksi dengan logika berbeda dari siang hari. Saat malam, polisi aktif mencari para pembalap dan berusaha menjatuhkan mereka dengan segala cara.

Dalam Heat rendah, polisi dengan mobil standar masih menggunakan SOP biasa. Mulai dari Heat 3, polisi mulai menggunakan mobil yang lebih kuat seperti Dodge Charger dan Chevrolet Corvette. Puncaknya di Heat 5, polisi akan mengeluarkan semua senjata mereka mulai dari ranjau paku, killswitch untuk mematikan mesin, mobil baja Rhino yang selalu menyeruduk dari depan, hingga helikopter pelacak.

Mobil kita pun tidak bisa bertahan lama dari serangan polisi. Kita bisa mengatasinya dengan memperbaiki mobil di pom bensin, namun kita hanya diberi 3 kesempatan. Lewat dari itu, kita harus segera menyelesaikan aksi kejar-kejaran atau seluruh pencapaian yang sudah kita dapat akan hangus begitu saja. Hal ini cukup sulit karena polisi di NFS Heat memang brutal meskipun bisa dikalahkan.

3. Tidak Terpaku Hanya pada 1 Mobil

Satu hal yang unik dari Need for Speed Heat ini adalah keharusan kita untuk membangun kendaraan spesifik untuk jenis balapan tertentu. Misalnya kita tidak lagi bisa menggunakan 1 mobil kita untuk menempuh balapan jenis track, offroad, dan drift sekaligus dan berharap akan bisa memenangkan setiap jenis balapan tersebut. Need for Speed Heat membangun sistem sedemikian rupa hingga menciptakan kendaraan untuk fungsi spesifik kini lebih efektif.

Kita misalnya, akan jauh lebih mudah memenangkan misi bertipe Drift dengan menghadirkan kendaraan yang memang sudah disematkan komponen yang berfokus pada Drift daripada memaksakan kendaraan kita yang dibangun untuk Off-Road untuk menempuh misi yang sama. Karena sistem seperti inilah, proses grinding dibutuhkan untuk mengumpulkan resource yang dibutuhkan untuk membeli komponen-komponen yang sama untuk beberapa jenis mobil spesifik kita. Berita baiknya kita tetap diberi kesempatan untuk membongkar pasang dan upgrade kendaraan satu untuk dipasangkan di kendaraan yang lain, jika kita malas untuk melakukan proses grinding ini.

Selain beragam elemen komponen yang berpengaruh pada performa, Need for Speed Heat juga punya level kustom kosmetik yang mendalam, dari meracik decal hingga memilih untuk memasang part kosmetik berbeda di ragam bagian mobil. Menyediakan level personifikasi cukup dalam untuk membangun mobil yang memang mencerminkan diri kita sendiri. Kerennya lagi Jika kita terkoneksi internet, kita juga bisa mencari dan mengunduh desain mobil dari player lainnya yang mereka bagi secara cuma cuma untuk kita gunakan di mobil kita. Ekstra kustom seperti pakaian dan topi juga ditawarkan jika kita ingin mengubah tampilan karakter kita.

4. Tidak Ada Lagi Hal Konyol

Tidak ada lagi kebutuhan always online. Ghost Games kini memberikan Kita kesempatan untuk bermain Need for Speed Heat secara online ataupun offline. Online akan mempertemukan kita kepada mobil-mobil player lain yang juga tengah mengeksplorasi Palm City. Gamer yang memutuskan untuk tidak terkoneksi dengan internet tetap bisa menikmati pengalaman Need for Speed Heat yang seharusnya.

Tidak ada microtransactions. Benar sekali, percaya atau tidak, setidaknya saat artikel review ini ditulis, Need for Speed Heat datang tanpa fitur microtransactions sama sekali. Ia seolah menjadi sebuah anti-tesis dari desain Need for Speed: Payback dua tahun lalu yang diracik bak sebuah game racing mobile yang sengaja dibuat grindy untuk menjual lebih banyak microtransactions. Desain yang berakhir membuat game tersebut sulit untuk diapresiasi. Need for Speed Heat datang tanpa microtransactions dengan semua item yang tersedia, harus kita buka lewat aktivitas yang kita lakukan di Palm City itu sendiri, dengan beberapa di antaranya bahkan menjanjikan varian mobil untuk kita dapatkan.

Grinding yang juga rasional. Maka berkaitan dengan keputusan non-microtransactions yang diambil Ghost Games dan EA di Need for Speed Heat, game racing ini juga dibangun di atas pemikiran desain grinding yang lebih seimbang ketimbang memaksa kita untuk menggunakan uang nyata untuk mempercepat progress. Walaupun memang kita lebih direkomendasikan untuk membangun ragam mobil spesifik untuk jenis mobil yang berbeda, proses grinding yang harus kita lalui masih dalam tahap batas yang rasional. Pertama, kita bisa menempuh balapan yang sama berkali-kali dengan jumlah hadiah yang mengecil secara berkala. Proses memicu balapan lebih cepat dan tingkat kesulitan AI yang serupa akan menjamin kemenangan lebih besar. Kedua, proses balancing untuk peningkatan power level yang dibutuhkan juga bisa dicapai dengan hanya menyelesaikan beberapa balapan siang dan malam saja, membuat kita tidak perlu terjebak dalam proses grinding berkepanjangan.

Kesimpulan

Need for Speed Heat harus diakui merupakan salah satu seri Need for Speed terbaik yang bisa kita cicipi di generasi platform saat ini, apalagi setelah beberapa seri terakhir yang berakhir dipenuhi dengan ragam kebijakan tak penting yang menjengkelkan. Bahwa setelah tahun-tahun penuh rasa frustrasi, Ghost Games akhirnya kembali dengan sebuah pengalaman Need for Speed yang tidak hanya familiar dan lugas, tetapi juga mengusung sistem baru yang unik dan menarik. Ditambah dengan minimnya rubberbanding dan agresivitas serta hukuman AI polisi yang begitu brutal, ia datang sebagai game racing arcade yang nyaman dan intens di saat yang sama. Sesuatu yang akhirnya bisa mengobati rindu banyak penggemar seri Need for Speed selama ini.

Need for Speed Heat akhirnya tampil memenuhi apa yang selama ini kita inginkan dari sebuah seri Need for Speed, sebuah seri game arcade racing dengan sistem modifikasi kosmetik dan performa yang memungkinkan kita untuk melaju tanpa beban di track ataupun saat melawan hukum. Tidak ada lagi gimmick sampah, tidak ada lagi omong kosong. Hanya kita, mobil, dan jalan yang perlu kita tundukkan.

Need for Speed Heat sendiri sudah bisa kalian beli dan mainkan di PS4. Xbox, dan juga PC.

Share Halaman ini Jika Kalian Suka

See the world through my lens All pictures are mine © "Diliat-liat aja dulu, siapa tau jodoh... "

Leave a Reply

You have to agree to the comment policy.

WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com